Rotary Club of Purwokerto

Rotary Club of Purwokerto Siap Kolaborasi Dukung Rumah Singgah Amanah: Perjuangan Kemanusiaan Menjelang 2026

Swafoto saat Meeting Rotary Club of Purwokerto

Rotary Club of Purwokerto menutup akhir tahun 2025 dengan langkah penuh kepedulian. Pada 30 Desember 2025, para rotarian menggelar meeting akhir tahun untuk memperkuat program kerja, mempererat kekeluargaan, dan merancang agenda sosial di tahun 2026. Namun, momen ini menjadi semakin bermakna dengan hadirnya Mas Selamet, pendiri Rumah Singgah Amanah (RSA)—tempat singgah bagi pasien dari luar kota yang menjalani pengobatan jangka panjang di Purwokerto.

Dalam sesi berbagi, Mas Selamet menjelaskan perjalanan RSA yang selama hampir lima tahun menyediakan ruang aman bagi pasien kemoterapi, radioterapi, hemodialisa, hingga perawatan lanjutan lainnya. Meski biaya medis ditanggung BPJS, pasien tetap terbebani biaya non-medis seperti tempat tinggal, konsumsi, dan transportasi. RSA hadir menjembatani kebutuhan itu, namun harus menghadapi tantangan besar: kamar selalu penuh setiap hari, banyak pasien terpaksa ditolak karena keterbatasan ruang, dan biaya operasional bulanan mencapai Rp7–8 juta yang selama ini ditanggung pribadi.

Para rotarian mendengarkan dengan penuh empati. Data dalam dokumen RSA menunjukkan kebutuhan mendesak, mulai dari sewa rumah Rp40 juta, perbaikan bangunan, hingga kekurangan dana operasional. Beberapa fasilitas seperti atap bocor, plafon jebol, kasur kotor, karpet rusak, hingga kebutuhan lampu outdoor menjadi bukti bahwa RSA menopang beban yang jauh lebih besar dari pada kapasitasnya saat ini.

Meeting malam itu langsung memantik berbagai ide kolaborasi. IPP Sista memberikan masukan terkait kemungkinan keringanan biaya listrik melalui program PLN. PP Agus Hardiyanto menawarkan adanya opsi CSR dari beberapa perusahaan, sementara PP Hengky mengingatkan adanya program bedah rumah di masa kepemimpinan Presiden Abraham yang mungkin dapat disinergikan. Selain itu, gagasan untuk membantu penambahan kamar juga mengemuka karena hampir setiap hari RSA terpaksa menolak pasien baru.

Rotary Club of Purwokerto menegaskan komitmennya untuk melanjutkan diskusi ke tingkat klub besar agar semua rotarian mengetahui urgensi ini dan bisa mengambil langkah cepat. Dengan semangat kolaborasi, Rotary Club of Purwokerto siap membantu meringankan beban RSA yang selama ini berjuang menjaga harapan para pasien dalam pengobatan jangka panjang. Sinergi dengan RSA menjadi peluang besar bagi RCOP untuk menghadirkan dampak kemanusiaan yang nyata di Banyumas.

Empati dengar Cerita Rumah Singgah Amanah

Menjelang 2026, Rotary Club of Purwokerto percaya bahwa kerja sama ini dapat menjadi titik awal gerakan sosial yang lebih kuat. Melalui kekuatan gotong royong, Rotary dan Rumah Singgah Amanah dapat bersama-sama menjaga agar tidak ada pasien yang kehilangan harapan hanya karena keterbatasan biaya atau ruang tinggal.

Your email address will not be published. Required fields are marked *