
Kamis malam, 23 Oktober 2025, menjadi malam produktif bagi Rotary Club of Purwokerto (RCOP) yang terus aktif mendukung program Rotary Youth Exchange (RYE) District 3410. Tepat pukul 20.00 WIB, RCOP mengadakan pertemuan online bersama Chair RYE District 3410 PP Ina dan Secretary Rtn Dody, membahas secara detail persiapan bagi siswa outbound—yaitu siswa dari Indonesia yang akan menimba ilmu dan budaya di luar negeri pada tahun 2026 mendatang.
Dalam pertemuan virtual tersebut hadir Rtn Aji selaku Youth Exchange Officer (YEO), PP Parlan sebagai Host Parent untuk siswa inbound, PE Anton yang juga menjabat Koordinator Wilayah Purwokerto untuk dua Rotary Club, serta Pak Har, salah satu orang tua calon siswa outbound yang tertarik mengikuti program RYE. Diskusi berlangsung dinamis dan penuh semangat, menggambarkan komitmen Rotary Club of Purwokerto dalam membangun jembatan budaya antar generasi muda Indonesia dan dunia.
Salah satu topik utama yang dibahas adalah mekanisme pembiayaan program RYE. Chair Ina menjelaskan bahwa meskipun sebagian besar biaya ditanggung oleh orang tua, Rotary Club tetap boleh(tidak wajib) dapat berkontribusi dalam bentuk dukungan moral, administrasi, maupun sponsor tambahan. “Ini bukan sekadar program pertukaran pelajar, tapi program pengembangan karakter global yang sangat berharga,” ujar Rtn Dody, yang juga merupakan alumnus RYE.
Pembahasan berlanjut pada topik penempatan siswa di negara tujuan. Menurut penjelasan dari pihak RYE District, siswa dapat mengajukan daftar negara pilihan, namun penempatan akhir akan disesuaikan dengan kebutuhan dan ketersediaan host family di negara tujuan. “Fleksibilitas dan kesiapan beradaptasi adalah bagian dari proses pembelajaran yang akan membentuk karakter peserta,” tambah Chair Ina menegaskan pentingnya kesiapan mental bagi setiap siswa yang akan berangkat.
Pertanyaan menarik datang dari Pak Har mengenai hubungan komunikasi dengan anak selama program berlangsung. Chair Ina menjelaskan bahwa komunikasi dengan anak tetap diperbolehkan, namun perlu diatur agar tidak menghambat proses adaptasi di negara tujuan. “Anak perlu belajar mandiri dan menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Jika terlalu sering dihubungi, justru akan membuatnya sulit berkembang,” ujarnya dengan penuh pengalaman.
Pertemuan ditutup dengan pesan inspiratif dari PP Parlan dan PE Anton bahwa Rotary Club of Purwokerto siap menjadi bagian aktif dalam mendukung program RYE, baik bagi siswa inbound yang datang ke Indonesia maupun siswa outbound yang akan belajar ke luar negeri. “Kami percaya, melalui RYE, generasi muda Purwokerto bisa menjadi duta bangsa yang berkarakter dan berwawasan global,” tutup PE Anton. Pendaftaran program RYE tahun 2026–2027 masih dibuka hingga 31 Oktober 2025 melalui tautan resmi https://bit.ly/RYE2627.