
JAKARTA – Rotary Club of Purwokerto (RCoP) turut berpartisipasi dalam Pasar Kolaboraya 2026 yang digelar di Hall Hotel Mercure Sabang, Jakarta, Selasa (1/9/2026). Rotarian Anton menjadi perwakilan RCoP dan mengikuti kegiatan sebagai Ecosystem Builder bersama sekitar 50 penggerak dari berbagai lembaga dan organisasi masyarakat sipil dari seluruh Indonesia. Mengusung tema “Menyelami Pendekatan Ekosistem Lebih Dalam” (Ecosystem Deep Dive), kegiatan ini mengajak peserta memahami cara membangun ekosistem yang lebih kolaboratif, adaptif, dan saling mendukung.
Pada hari pertama, peserta diajak menyelami delapan peran Ecosystem Builder, yaitu Community Spark Plug, Network Weaver, Adaptive Ecosystem Leader, Collaborator Conductor, Wellbeing Caregiver, Movement Connector, Resource Ecosystem Orchestrator, serta Narrative Weaver and Sensemaker. Kedelapan peran tersebut dipandang memiliki fungsi yang saling melengkapi dalam membangun ekosistem organisasi yang harmonis. Namun, dalam praktiknya, tidak semua organisasi memiliki komposisi peran yang lengkap. Seorang Ecosystem Builder bahkan dapat merangkap dua hingga empat peran sekaligus, baik karena sesuai keahlian dan minat maupun karena tuntutan organisasi yang berpotensi menguras energi.
Untuk memperluas perspektif dan jejaring, peserta sengaja ditempatkan secara acak agar dapat berinteraksi dengan orang-orang yang sebelumnya belum dikenal. Proses dimulai dalam kelompok kecil beranggotakan dua orang dengan saling memperkenalkan diri, organisasi, serta pengalaman menjalankan peran sebagai Ecosystem Builder. Diskusi kemudian berkembang menjadi kelompok beranggotakan lima orang dengan pola yang sama. Dari proses tersebut, peserta tidak hanya berbagi pengalaman mengenai hal yang berjalan baik, tetapi juga membicarakan keresahan, tantangan, serta memperoleh masukan yang dapat diterapkan di organisasi masing-masing.




Kegiatan hari pertama Pasar Kolaboraya 2026 berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 19.00 WIB. Bagi Rotarian Anton, forum tersebut menjadi kesempatan untuk memperluas jejaring personal sekaligus membuka ruang koneksi baru bagi Rotary Club of Purwokerto dengan berbagai organisasi dan penggerak perubahan dari berbagai daerah. Pendekatan deep dive yang dilakukan diharapkan tidak berhenti pada pertukaran gagasan, tetapi dapat berkembang menjadi relasi, pembelajaran bersama, dan peluang kolaborasi lintas organisasi yang memberikan dampak lebih luas.